Kucari teman setia dalam kesulitan.
Kutelusuri masa jaya dan sulit.
Aku berteriak di kampung-kampung “Adakah orang yang mau membantuku?”.
Hanya kudapatkan orang mencelaku saat aku jatuh.
Dan kudapatkan orang menghasutku saat aku jaya
Aku telah bergaul dengan banyak orang yang tak terhitung jumlahnya,bahkan aku mengira bahwa tanganku telah penuh.
Setelah aku menguji teman-temanku,kudapatkan mereka bagaikan masa dalam pengkhianatannya,mengikis habis tak meninggalkan sisa.
Jika aku tidak berada di hadapannya yang jahat darinya mencaciku dan jika aku sakit yang terbaik darinya tak menjengukku.
Jika melihatku beruntung,mereka sakit hati.
Dan jika melihatku jatuh,mereka bersorak….
Kutelusuri masa, kucari teman sejati.
Tapi pencarianku sia-sia tanpa arti
Jika seseorang memperhatikanmu hanya sekedar basa-basi.
Tinggalkanlah dan jangan banyak engkau sesali.
Manusia itu selalu berubah-ubah sikap.
Dengan meninggalkannya hati menjadi lapang dan TABAH.
Tidak semua orang yang tampak mencintaimu itu hatinya mencintai..
Dan tidak semua orang yang engkau kasihi itu Tulus dan Ikhlas.
Jika cinta itu tidak didasari dengan ketulusan yang dalam,tiada ia membawa untung.
Kedatangannya hanyalah secara terpaksa…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar